Artikel ini dipersembahkan oleh mitra produk investasi kami Bareksa.com
Seringkali kita merasa repot kala bertransaksi reksa dana. Entah karena ribet mesti transfer dana untuk top-up reksa dana, atau nggak punya waktu.
Sekarang nggak perlu khawatir lagi karena ada fitur baru yang ditawarkan marketplace reksa dana Bareksa.com yaitu fitur autodebet. Bekerja sama dengan agen penjual Buana Capital, fitur ini didesain untuk mempermudah transaksi reksa dana.
Autodebet adalah suatu fasilitas yang ditawarkan tiap perusahaan manajer investasi atau pun agen penjual. Cara kerjanya praktis kok. Fitur ini secara otomatis bakal memotong dana di tabungan tiap bulannya untuk diinvestasikan pada reksa dana.
[Baca: Investasi Reksa Dana: Sama Mudah dan Amannya dengan Nabung di Bank]
Seorang investor bisa menentukan besarnya nominal dana yang akan dipotong tiap bulannya. Jadi investor nggak perlu repot-repot mentransfer secara manual tiap bulannya untuk melakukan penambahan (top up) investasi reksa dana.
Fasilitas ini juga bakal membantu investor yang kesulitan menyisihkan pendapatannya. Dengan adanya autodebet, investor nggak perlu pusing memikirkan harus menyisihkan dana untuk investasi, karena akan secara otomatis terpotong pada tanggal yang telah dipilihnya.
Selain itu, investor nggak perlu melakukan input order transaksi secara manual tiap bulannya cuma buat menambah investasinya. Pasalnya, autodebet sudah terprogram bahwa potongan dana dari bank tersebut akan masuk pada rekening reksa dana yang telah dipilihnya.
Pakai fitur autodebet udah nggak perlu lagi repot menyisihkan dana investasi reksa dana
Namun, fasilitas ini biasanya dikenakan biaya bank (bank fee). Besarnya biaya bank ini berbeda, tapi jika melakukan autodebet melalui Bareksa, kamu cuma dikenakan biaya bank sebesar Rp 3.000 per bulannya.
Yang perlu diperhatikan, transaksi autodebet pada reksa dana berbeda dengan autodebet pada asuransi. Jika suatu saat rekening tabunganmu nggak cukup untuk melakukan autodebet, maka transaksi top up reksa dana pada bulan tersebut batal. Investor pun nggak akan dikenakan denda atau pun pengurangan saldo investasi.
[Baca: Nggak Perlu Takut Investasi Saat Krisis! Reguk Keuntungan Saat Ekonomi Pulih]
Image credit:
- https://www.selasar.com/files/thumbnails/page_attachments/filename/facebook_share_large/30922_autodebet_www_tekno_liputan6_com_1200x627.jpg
0 komentar